AS Roma: Kilas Balik, Transfer, Pramusim, dan Prediksi Musim 2019-2020

Bolaonlineku – AS Roma sekali lagi bakal memanaskan persaingan di papan atas Serie A musim 2019-20. Namun untuk memperebutkan gelar, skuat Giallorossi tampaknya masih harus mengakui keunggulan tim lainnya.

Prestasi Roma dari musim ke musim selalu berkutat di perebutan jatah ke kompetisi Eropa. Masalah Roma -dan tim-tim lain kecuali Juventus- adalah konsistensi.

Kali ini Roma mencoba menyongsong musim anyar dengan allenatore anyar, yakni Paulo Fonseca. Sejumlah nama pun direkrut I Lupi untuk makin memperkuat skuat mereka.

Bola.net mencoba merangkum persiapan AS Roma menjelang musim 2019-20 yang dipastikan berjalan makin seru. Mulai dari kilas balik musim lalu sampai prediksi musim ini. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

 

Kilas Balik


Roma sejatinya memulai musim 2018-19 dengan cukup meyakinkan. Dari sisi transfer, mereka mendatangkan sejumlah pemain top, mulai dari Javier Pastore hingga dua bintang muda, Justin Kluivert dan Nicolo Zaniolo.

Meski demikian, Roma juga ditinggal beberapa pemain andalan mereka. Penjaga gawang Alisson Becker memilih hengkang ke Liverpool, sedangkan Radja Nainggolan menuju Inter Milan.

Sayangnya perjalanan Roma di Serie A menemui banyak rintangan. Di putaran pertama saja, tim serigala ibu kota sudah menelan lima kali kekalahan.

Puncak kekesalan manajemen Roma terjadi setelah mereka tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions. Sebagai konsekuensi, Eusebio Di Francesco pun dilengserkan dari kursi allenatore.

Sebagai pengganti, Roma menunjuk sosok pelatih senior, Claudio Ranieri. Namun hal ini tetap tak menolong. Roma finis di posisi enam klasemen dan hanya berhak mendapat jatah Liga Europa.

 

Transfer


Seperti musim-musim sebelumnya, Roma kembali melakukan bongkar pasang skuat mereka pada jendela transfer musim panas ini.

Beberapa pemain berhasil didatangkan ke Olimpico, mulai dari Leonardo Spinazzola, Amadou Diawara, penjaga gawang Pau Lopez, hingga bek muda Turki, Mert Cetin.

Selain itu, Roma juga berhasil meminjam bek penuh talenta, Gianluca Mancini dari Atalanta serta gelandang serang Jordan Veretout dari Fiorentina.

Meski demikian, kekuatan Roma dipastikan menurun karena mereka ditinggal sejumlah pemain pilar, mulai dari Kostas Manolas, Gerson, Steven Nzonzi, Stephan El Shaarawy hingga sang ikon, Daniele De Rossi.

Roma sejatinya sempat dikaitkan dengan striker top seperti Gonzalo Higuain dan Mauro Icardi. Namun tampaknya ambisi Giallorossi mendatangkan mereka tak bakal terwujud untuk kali ini.

Namun Roma tak perlu berkecil hati karena mereka sukses mempertahankan sang mesin gol, Edin Dzeko. Bomber asal Bosnia-Herzegovina itu sepakat memperpanjang kontrak meski sempat kencang dikaitkan dengan Inter Milan.

Roma sejatinya dijadwalkan mengikuti turnamen pramusim International Champions Cup di Amerika Serikat. Namun partisipasi I Lupi dibatalkan karena mereka harus menjalani laga kualifkasi Liga Europa.

Roma pun akhirnya lolos langsung ke babak penyisihan grup setelah AC Milan -yang harusnya mendapat jatah babak penyisihan grup- dicoret dari Liga Europa akibat masalah Financial Fair Play.

Roma pun memilih menjalani dua laga persahabatan kontra sesama tim Italia, yakni Ternana dan Perugia. Edin Dzeko cs sukses memenangi dua laga tersebut dengan skor identik, 3-1.

Kemudian, Roma sempat mengalahkan tim Prancis, Lille dengan skor 3-2 dan bermain imbang 2-2 kontra tim La Liga, Athletic Bilbao.

Setelah itu, Roma menjamu raksasa La Liga, Real Madrid di Olimpico. Kedua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal. Namun Roma keluar sebagai pemenang di babak adu penalti.

Roma menggelar laga pramusim terakhirnya dengan menghadapi Arezzo. Roma pun berhasil menjaga rekor tak terkalahkan usai menang 3-1.

 

Prediksi


Aktivitas transfer yang kurang memuaskan serta faktor pelath Paulo Fonseca yang masih ‘hijau’ di Serie A membuat Roma diprediksi belum akan bisa bersaing memperebutkan gelar untuk musim 2019-20 ini.

Finis empat besar dan mendapat jatah ke Liga Champions menjadi target yang realistis bagi Roma, meski target ini juga terbilang berat karena tim-tim lain tentu juga menginginkan hal tersebut.

Satu hal yang pasti harus diperbaiki Fonseca di skuat Roma adalah soal konsistensi. Jika masalah ini bisa teratasi, maka perjalanan Roma di Serie A musim ini dipastikan bakal indah.

Related posts

Leave a Comment